Tuesday, February 21, 2012

Ya Allah

Ya Allah
Sungguh aku hambaMu
Yang seringkali lalai
Yang seringkali derhaka
Ampunkanlah segala dosa-dosaku
Janganlah Kau hukumku dengan hukumanMu yang berat
Kerna aku tak mampu menanggung
Benar
Aku makin lelah
Menanggung dosa.

Ya Allah
Engkaulah Yang Maha Pengasih
Engkaulah Yang Maha Penyayang
Ku kalamkan seruku padaMU
Sembuhkanlah jiwaku dengan redhaMU
Balutlah lukaku dengan kasihMU
Biar tenang segala.

Ya Rahman Ya Rahim
Rahmatilah mereka
Berkatilah mereka
Permudahkanlah urusan mereka

Ya Allah
Engkaulah Yang Maha Agung
Kembalikanlah aku padaMU
Dalam redhaMU.

Wednesday, February 8, 2012

Mushaf Untuk Dia Yang Kugelar Ratna

Bismillahirahmanirahim

Dia yang kugelar Ratna
Hadirnya kerana rahmatNYA
Sungguh, dia cukup istimewa
Tiada terganti walau bersilih nyawa

Hatinya selalu berdetak namaMU
Bibirnya basah dengan sifatMU
Akhlaknya terpuji selayak kekasihMU

Sampai masa cinta jadi taruhan
Sang Ratu jadi impian.

Sunday, January 29, 2012

KernaNya

Mengapa titis tangis
Tika bibir menguntum senyum
Mengapa pedih jiwa
Tika tawa bercanda

Kurawat duka ini
Dengan kalimah terpahat
Kujahit luka ini
Dengan kasih sayangNya

Duka, tangis dan tawa
Itulah tanda kasihNya padaku
Biar saja
Kerana aku adalah hambaNya

Kerna cintaNya aku hidup
Kerna kasihNya aku bernafas!!

Friday, December 23, 2011

Buat Teman

Ku akui penat sering bertamu
Namun aku tetap disini
Biar saja begini
Mungkin takdir ia begini

Mungkin latar berbeza
Jadi sebab langkah tak sekata
Bagitu jua jejak khulafa yg lima
Tidak sekata namun berpayung Allah Yang Esa

Pohonlah padaNya Yang Maha Hidup
Yang Pengasih Lagi Maha Penyayang
Moga hatimu lembut pada tempatnya
Keras pada sebabnya

Terima kasih hanya ucap pada yang asing
Sedang aku hanya hambaNya
Selayaknya aku
Moga dikau diselimut rahmatNya
Sampai masa dijemput pulang.

*Untuk Balasan sebuah sajak yang diterima

Thursday, December 15, 2011

Cinta

Detak detik nadi ini
Tanpa satu titik atau dua
Mengalunkan lagu-lagu nan sepi
Bolak balik resah dijiwa

Kabak-kabak irama jantung
Laksana gegar denting lonceng
Menyeru melaung nada rindu
Yang sewajibnya hanya milikMU

Lantas tercoret tulisan jiwa
Lahir dikolam hati bernama cinta
Cinta wajib yang tiada koma
Cinta fitrah yang kian berbunga

Andai dia takdirMU untukku
Persiapkanlah dia dengan ilmuMU
Peliharakanlah dia dengan rahmatMU
Biar nanti tika jiwa bersatu
Jiwanya bertasbih rindu padaMU
Hatinya bertahmid cinta padaMU

Tuesday, December 6, 2011

Enam Kelopak

Tersergam dari halaman rusuk kiri
Tak ternilai sudut mana dimensi
Tiada tertulis jawi dan rumi
Kerna engkau istimewa tiada ganti

Enam kelopak jadi simbolmu
Terbit dari tali pegangan jitu
Diisolasi dalam diri tanpa ragu
Pasak paksi sebati dengan ilmu

Genap yang ganjil tiada
Terpahat kemas dengan sempurna
Jadi rimbunan segar dijiwa
Terpancar seri dikolam mata

Syukur dan sujudlah dikau padaNya
Kerna anugerah enam kelopak dariNya
Moga ia kekal untuk selamanya
Walau linang dan limpah airmata
Terbuang jangan dipegang nyata

Sunday, December 4, 2011

Senyuman Yang Pergi

Ku mula coretan dengan Bismillah
Kerana ku hanya insan yang lemah
Yang sering alpa silap dan salah
Dalam hayunan kaki melangkah

Kita sering melupakan
Pada segarit senyuman
Yang sering labuh dalam kehidupan
Kerna sangkaan ia kekalan
Sepanjang musim sepanjang zaman

Jagalah ia dengan jiwa
Hargai ia semasa hidupnya
Peganglah ia seeratnya
Kerana kita mungkin kehilangannya
Punca dari khilaf dan kata

Tiba masa ia hilang
Kita mencari bak legar helang
Sedang ia sudah berangkat pulang
Tinggal kita sendiri dan usang.